Wednesday, June 14, 2017

MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG?

MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG?

MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG?


Alkisah ada ahli ibadah bernama Abu bin Hasyim yg kuat sekali tahajudnya. Hampir ber-tahun2 dia tdk pernah absen melakukan sholat tahajud.

Pada suatu ketika saat hendak mengambil wudhu utk tahajud, Abu dikagetkan oleh keberadaan sesosok makhluk yg duduk di bibir sumurnya. Abu bertanya, “Wahai hamba Allah, siapakah Engkau?”

Sambil tersenyum, sosok itu berkata; “Aku Malaikat utusan Allah”.
Abu Bin Hasyim kaget sekaligus bangga krn kedatangan tamu malaikat mulia. Dia lalu bertanya, “Apa yg sedang kamu lakukan di sini?”

Malaikat itu menjawab, “Aku disuruh mencari hamba pencinta Allah.”
Melihat Malaikat itu memegang kitab tebal, Abu lalu bertanya; “Wahai Malaikat, buku apakah yg kau bawa?”
Malaikat menjawab; “Ini adalah kumpulan nama hamba2 pencinta Allah.”
Mendengar jawaban Malaikat, Abu bin Hasyim berharap dlm hati namanya ada di situ. Maka ditanyalah Malaikat itu. “Wahai Malaikat, adakah namaku di situ ?”

Abu berasumsi bahwa namanya ada di buku itu, mengingat amalan ibadahnya yg tdk kenal putusnya. Selalu mengerjakan shalat tahajud setiap malam, berdo’a dan bermunajat pd Allâh SWT di sepertiga malam.
“Baiklah, aku buka,” kata Malaikat sambil membuka kitab besarnya. Dan, ternyata Malaikat itu tdk menemukn nama Abu di dalamnya.

Tdk percaya, Abu bin Hasyim meminta Malaikat mencarinya sekali lagi.
“Betul … namamu tdk ada di dalam buku ini!” kata Malaikat.
Abu bin Hasyim pun gemetar dan jatuh tersungkur di depan Malaikat. Dia menangis se-jadi2nya. “Rugi sekali diriku yg selalu tegak berdiri di setiap malam dlm tahajud dan bermunajat … tetapi namaku tdk masuk dlm golongan para hamba pecinta Allah,” ratapnya.

Melihat itu, Malaikat berkata, “Wahai Abu bin Hasyim! Bukan aku tdk tahu engkau bangun setiap malam ketika yg lain tidur … mengambil air wudhu dan kedinginan pada saat orang lain terlelap dlm buaian malam. Tapi tanganku dilarang Allâh menulis namamu.

“Apakah gerangan yg menjadi penyebabnya?” tanya Abu bin Hasyim.
“Engkau memang bermunajat kpd Allâh, tapi engkau pamerkan dgn rasa bangga ke- mana2 dan asyik beribadah memikirkan diri sendiri. Di kanan kirimu ada org sakit atau lapar, tdk engkau tengok dan beri makan. Bgmn mungkin engkau dapat menjadi hamba pecinta Allah kalau engkau sendiri tdk pernah mencintai hamba2 yg diciptakan Allâh ?” kata Malaikat itu.

Abu bin Hasyim seperti​ disambar petir di siang bolong. Dia tersadar hubungan ibadah manusia tdklah hanya kpd Allâh semata (hablumminAllâh), tetapi juga ke sesama manusia (hablumminannâs) dan alam.
"JANGAN BANGGA DENGAN BANYAK SHALAT, PUASA, DAN ZIKIR KARENA ITU SEMUA BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG" !!!

MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG ?

MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH SENANG?

*Nabi Musa : Wahai Allah, aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang?_
*_Allah SWT:

*_SHALAT? Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan shalat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.

*_DZIKIR? Dzikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang.

*_PUASA? Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri.

*_Nabi Musa : Lalu apa yang membuat hati-Mu senang Ya Allah?

*_Allah SWT: SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIK-mu.

_Itulah yang membuat AKU senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir di sampingnya. ---Dan AKU akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262)

*_Nah, bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu... maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah.

*_Tapi, bila kau berbuat baik dan berkorban untuk orang lain... maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya._*

*_Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia
*(Dikutip dari Kitab Mukasyafatul Qulub Karya Imam Al Ghazali)

Saudaraku seiman, sebarkanlah ilmu ini agar kita makin barakah. Pentingnya Silahtuhrahmi dan saling tolong menolong antara sesama.
Aamiin ...

Jangan lupa kunjungi juga
Share:

Tuesday, June 13, 2017

Erdogan Presiden Turki Tegas Bela Qatar


  Erdogan Bela Qatar
Emir Qatar  dan Presiden Turki 

Tegas Bela Qatar, 2 Ayat dan 1 Hadits yang Dikutip Erdogan Ini Bikin Musuh Islam Ketakutan.
Dalam sebuah video singkat yang diunggah yenisafak.com, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan tegas menyampaikan pembelaannya terhada Qatar atas embargo yang dilakukan oleh negara-negara Teluk.

Tak tanggung-tanggung, Erdogan mengutip 2 ayat agung di dalam Al-Qur'an dan 1 hadits nabi yang berhasil membuat musuh-musuh Islam ketakutan.

2 Ayat Al-Qur'an
Erdogan menyatakan bahwa Qatar merupakan negera kecil. Namun ia menegaskan adanya satu ayat di dalam Al-Qur'an tentang kelompok kecil yang berhasil mengalahkan sebuah kekuatan adidaya.
Ialah tentara Thalut yang berhasil mengalahkan kerajaan Jalut karena mendapatkan pertolongan dari Allah Ta'ala.

Ayat ini termaktub dalam surat Al-Baqarah [2] ayat 249.

كم من فئة قليلة غلبت فئةكثيرة باذالله والله مع الصبرين

"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah, dan Allah bersama orang-orang yang sabar." (Qs. Al-Baqarah [2]: 249)
Erdogan juga menegaskan posisinya sebagai saudara sesama Muslim bagi Qatar yang harus senantiasa bersaudara dan mendamaikan jika terjadi perselisihan.

"Apa yang difirmankan Allah dalam surat Al-Hujurat?" tanya Erdogan dalam pidatonya.
Ia kemudian membacakan Surat Al-Hujurat [49] ayat 10 tentang persaudaraan Islam dan kewajiban mendamaikan jika ada antar sesama saudara yang berselisih.

انما الموءمنون اخوة فاصلحوا بين اخويكم واتقوا الله لعلكم ترحمون

"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat." (Qs. Al-Hujurat [49]: 10)

1 Hadits
Presiden Erdogan juga menyampaikan pentingnya persatuan dan bahayanya perpecahan. Ia mengutip hadits Nabi bahwa persatuan mendatangkan keselamatan dan perceraian menjadi sebab kehancuran.


"Ada perdamaian dalam persatuan dan hukuman/azab dalam perpecahan." tegas Erdogan, disambut tepuk tangan hadirin.
Share:

Saturday, June 10, 2017

Hutang Berhati - Hatilah ...!

Hutang Berhati - Hatilah ...!

Hutang Berhati - Hatilah ...!
Di dalam sehari-hari ini, kebanyakan manusia tidak terlepas dari yang namanya hutang piutang. Sebab di antara mereka ada yang membutuhkan dan ada pula yang dibutuhkan. Demikianlah keadaan manusia sebagaimana Allah tetapkan, ada yang dilapangkan rezekinya hingga berlimpah ruah dan ada pula yang dipersempit rezekinya, tidak dapat mencukupi kebutuhan pokoknya sehingga mendorongnya dengan terpaksa untuk berhutang atau mencari pinjaman dari orang-orang yang dipandang mampu dan bersedia memberinya pinjaman.
Dalam ajaran Islam, hutang-piutang adalah muamalah yang dibolehkan, tapi diharuskan untuk ekstra hati-hati dalam menerapkannya. Karena utang bisa mengantarkan seseorang ke dalam surga, dan sebaliknya juga bisa menjerumuskan seseorang ke dalam api neraka.
Meskipun berhutang itu boleh, hanya saja Islam menyuruh umatnya agar menghindari hutang semaksimal mungkin jika ia mampu membeli dengan tunai atau tidak dalam keadaan kesempitan ekonomi. Karena menurut Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, hutang itu dapat menimbulkan pengaruh buruk dan bencana bagi pelakunya di dunia dan akhirat. Diantaranya:
        1.   Hutang merupakan penyebab kesedihan di malam hari, dan kehinaan di siang hari.


        2.   Hutang dapat membahayakan akhlaq. Maksudnya dapat menimbulkan perilaku yang                buruk bagi orang yang suka (hoby) berhutang, seperti suka berdusta dan ingkar janji.

» Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam (yg artinya):
“Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas memungkiri.” (HR. Al-Bukhari).
       3.   Tanggungan Hutang Yang Dibawa Mati Tidak Akan Diampuni Oleh Allah Pada Hari                 Kiamat.

» Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam:
يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلاَّ الدَّيْنَ
“Semua dosa orang yang mati syahid Akan diampuni (oleh Allah), kecuali hutangnya.” (HR. Muslim III/1502 no.1886, dari jalan Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhu).

» Dan juga berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abu Qatadah radhiyallahu ‘anhu, bahwasannya Rasulullah pernah berdiri di tengah-tengah para sahabat, lalu Beliau mengingatkan mereka bahwa Jihad di jalan Allah dan iman kepada-Nya adalah amalan yang paling afdhol (utama). Kemudian berdirilah seorang sahabat, lalu bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika aku gugur di jalan Allah, apakah dosa-dosaku akan terhapus dariku?” Maka jawab Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kepadanya: “Ya, jika engkau gugur di jalan Allah dalam keadaan sabar mengharapkan pahala, maju pantang melarikan diri.” Kemudian Rasulullah bersabda: “Kecuali hutang (tidak akan diampuni/dihapuskan oleh Allah, pent), karena sesungguhnya Jibril ’alaihissalam menyampaikan hal itu kepadaku.” (HR. Muslim III/1501 no: 1885, At-Tirmidzi IV/412 no:1712, dan an-Nasa’i VI: 34 no.3157. dan di-shahih-kan oleh syaikh Al-Albani dalam Irwa-ul Ghalil no: 1197).

           4.   Orang Yang Mati Dalam Keadaan Memiliki Hutang Akan Terhalang Dan Tertunda                    Dari Masuk Surga.

» Hal ini berdasarkan hadits shohih yang diriwayatkan dari Tsauban, mantan budak Rasulullah, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
« مَنْ فَارَقَ الرُّوحُ الْجَسَدَ وَهُوَ بَرِىءٌ مِنْ ثَلاَثٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ مِنَ الْكِبْرِ وَالْغُلُولِ وَالدَّيْنِ »
“Barangsiapa yang rohnya berpisah dari jasadnya (baca: meninggal dunia) dalam keadaan terbebas dari tiga hal, niscaya ia akan masuk surga, yaitu:

1)        Bebas dari sombong,
2)        Bebas dari khianat, dan
3)        Bebas dari tanggungan HUTANG.” (HR. Ibnu Majah II/806 no: 2412, dan At-Tirmidzi IV/138 no: 1573. Dan di-shahih-kan oleh syaikh Al-Albani).

» Dan juga berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
« نَفْسُ الْمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّى يُقْضَى عَنْهُ »
“Jiwa orang mukmin bergantung pada hutangnya hingga dilunasi.” (HR. Ibnu Majah II/806 no.2413, dan At-Tirmidzi III/389 no.1078. dan di-shahih-kan oleh syaikh Al-Albani).
           5.   Pahala Kebaikan Orang Yang Mati Dalam Keadaan Berhutang Akan Menjadi                              Tebusan Bagi Hutangnya Pada Hari Kiamat.
» Hal ini berdasarkan hadits shohih yang diriwayatkan dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
« مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِىَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ »
Artinya: “Barangsiapa meninggal dunia dalam keadaan menanggung hutang satu Dinar atau satu Dirham, maka dibayarilah (dengan diambilkan) dari kebaikannya; karena di sana tidak ada lagi Dinar dan tidak (pula) Dirham.”. (HR. Ibnu Majah II/807 no: 2414. dan di-shahih-kan oleh syaikh Al-Albani).



Demikianlah beberapa pengaruh buruk dan bahaya berhutang yang akan menimpa pelakunya di dunia dan akhirat.
Dan bahaya berhutang akan semakin dahsyat apabila terkandung di dalamnya unsur riba (baca: bunga) meskipun hanya sedikit, 0,1 %. Atau bilamana seseorang ketika berhutang kpd orang lain, di dalam hatinya ia telah berniat tidak akan melunasi hutangnya, atau bersengaja mengulur-ulur pelunasan hutangnya yg telah jatuh tempo. Karena perbuatan semacam ini adalah bentuk kezholiman kepada orang lain yg akan membinasakan pelakunya dan menjadi kegelapan baginya pada hari Kiamat.
Semoga Allah Ta’ala melindungi kita semua dari bahaya berhutang di dunia dan akhirat. Dan semoga Allah melimpahkan kpd kita rezeki yg lapang, halal dan berkah…


Hutang Berhati - Hatilah ...!
Share:

Thursday, June 8, 2017

Di Cium Suami / Istri Saat Puasa.... Bolehkah...?

Di Cium Suami / Istri Saat Puasa.... Bolehkah...?

Di Cium Suami / Istri Saat Puasa.... Bolehkah...?
Terkadang, seorang suami mencium istrinya saat sedang berpuasa Ramadhan. Kadang pipinya, kadang pula bibirnya (tapi tidak sampai french kiss). Bagaimanakah puasanya? Bolehkah hal itu dan sebaiknya apa yang dilakukan oleh istri?
Syaikh Kamil Muhammad Uwaidah dalam Al Jami’ fii Fiqhi An Nisa’ (Fiqih Wanita Edisi Lengkap) menjelaskan bahwa mencium atau mendapat ciuman dari suami hukumnya mubah selama suami tidak menggerakkan nafsu syahwat mereka atau menggerakkan mereka untuk melakukan hubungan badan.
Lebih lanjut, Syaikh Kami menjelaskan bahwa ciuman dibolehkan baik pada pipi atau mulut (tidak sampai french kiss), dengan syarat tidak disertai syahwat atau mengundang keinginan berhubungan badan.
Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah menceritakan:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِمٌ وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ وَلَكِنَّهُ أَمْلَكُكُمْ لإِرْبِهِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mencium aku ketika beliau berpuasa dan pernah pula bercanda dalam keadaan berpuasa. Dan sesungguhnya beliau adalah orang yang paling mampu mengendalikan syahwatnya.” (HR. Muslim)
Syaikh DR Yusuf Al Qardhawi dalam Fiqhush Shiam (Fiqih Puasa) menjelaskan: “Tidak masalah bagi orang yang berpuasa mencium istrinya, jika hal itu tidak menggerakkan syahwatnya dan menjatuhkannya dalam perilaku yang dilarang.”
Kemudian beliau menyebutkan hadits yang sama.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِمٌ وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ وَلَكِنَّهُ أَمْلَكُكُمْ لإِرْبِهِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mencium aku ketika beliau berpuasa dan pernah pula bercanda dalam keadaan berpuasa. Dan sesungguhnya beliau adalah orang yang paling mampu mengendalikan syahwatnya.” (HR. Muslim)
Jika ada yang mengatakan, itu kan Rasulullah. Bagaimana dengan manusia biasa seperti kita? Umar bin Salamah pernah menanyakan hal itu kepada beliau.
Sebelumnya ia bertanya kepada Rasulullah, “Bolehkah orang yang berpuasa mencium?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab,
سَلْ هَذِهِ لأُمِّ سَلَمَةَ
“Tanyalah ini pada Ummu Salamah”
Lalu Ummu Salamah menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah melakukannya. Umar lalu berkata, “Wahai Rasulullah, Allah telah mengampuni dosa-dosa Anda, baik di masa yang lalu maupun di masa yang akan datang”
Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab,
أَمَا وَاللَّهِ إِنِّى لأَتْقَاكُمْ لِلَّهِ وَأَخْشَاكُمْ لَهُ
Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling bertaqwa kepada Allah di antara kalian dan paling takut kepada-Nya”
Umar bin Khatab juga pernah mencium istrinya di bulan puasa. Setelah itu beliau sadar dan menghadap Rasulullah untuk meminta fatwa.
عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ هَشَشْتُ يَوْما فَقَبَّلْتُ وَأَنَا صَائِمٌ فَأَتَيْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَقُلْتُ صَنَعْتُ الْيَوْمَ أَمْراً عَظِيماً قَبَّلْتُ وَأَنَا صَائِمٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَرَأَيْتَ لَوْ تَمَضْمَضْتَ بِمَاءٍ وَأَنْتَ صَائِمٌ. قُلْتُ لاَ بَأْسَ بِذَلِكَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَفِيمَ
Dari Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan “Pada suatu hari nafsuku menggelora lalu kucium istriku dalam kondisi berpuasa. Setelah itu aku datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. ‘Hari ini aku melakukan perkara besar; saya mencium istriku padahal aku berpuasa’ Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadaku, ‘Bagaimana pendapatmu jika engkau berkumur dengan air ketika berpuasa?’ Aku menjawab, ‘Tidak mengapa’. Lalu beliau bersabda ‘Maka bagaimana dengan mencium (bukankah begitu)?’ (HR. Ahmad)
Syaikh DR Yusuf Qardhawi menambahkan, beberapa orang secara bergantian pernah bertanya kepada Rasulullah perihal mencium istri. Saat yang bertanya adalah orangtua, beliau membolehkannya. Namun saat yang bertanya adalah pemuda, beliau melarangnya.
Aisyah menambahkan ketika ada orang yang dijawab “tidak boleh” bertanya bukankah Rasulullah melakukannya? Aisyah menjawab “Beliau adalah orang yang paling kuat menahan syahwatnya.”
“Menurut saya,” simpul Saikh Qardhawi, “inilah substansinya. Yaitu mampu menguasai syahwatnya dan mengendalikan nafsunya, meskipun ia anak muda.”
Jadi, bagi Anda para istri, jika suami mencium Anda di bulan puasa, selama ia dan Anda mampu menjaga syahwat agar tidak tertarik kepada hubungan, maka hal itu tidak mengapa. Tetapi jika Anda tahu, bahwa suami tidak mampu menahan syahwatnya, Anda bisa mengingatkannya dengan lembut, dengan cara sebaik-baiknya, bahwa bukan sekarang saatnya. Tunggu saat malam tiba. Sebab jika pada siang hari saat puasa suami istri berhubungan, kafaratnya adalah memerdekakan budak. Jika tidak mampu, berpuasa 60 hari berturut-turut. Jika tidak mampu, memberi makan 60 fakir miskin. Wallahu a’lam bish shawab.
Share:

Wednesday, June 7, 2017

5 Film Islam Terbaik Sepanjang Masa


5 Film Islam Terbaik Sepanjang Masa

Film Islam Terbaik Sepanjang Masa – Dalam membuat film para movie maker tentunya mempunyai maksud tersendiri untuk membuat film mereka masing-masing. Mereka akan menyimpan pesan dalam film mereka, entah itu pesan damai, pesan kepedulian pada alam sekitar, pesan social, atau bahkan pesan agama. Untuk umat muslim film juga bisa menjadi salah satu sarana yang bisa digunakan sebagai media dakwah. Oleh karena itu banyak sekali film-film yang bertemakan Islam dibuat oleh para movie maker. Inilah daftar film Islam terbaik sepanjang masa

1. The Message
Perjalanan syiar Rasullulah Muhammad S.A.W adalah tema utama dari film satu ini. Dalam film ini dikisahkan bagaimana Rasullalah dan para sahabat menyebarkan dan mempertahankan agama Islam. Perjalanan dakwah dan hijrah Rasullulah dari Makkah menuju Madinah juga ada didalam film ini. Selain perjalanan dakwah didalam film ini juga terdapat beberapa perang yang diarungi umat muslim pada masa itu. Beberapa perang seperti perang badr dan perang uhud tersaji didalam film ini.
5 Film Islam Terbaik Sepanjang Masa
2. Omar
Dalam film ini menceritakan seorang kekhalifahan Umar Bin Khatab r.a setelah sepeninggalan Rasullalah S.A.W dan Abu Bakr Ash Shidiq r.a. Di Indonesia film ini sering ditayangkan pada bulan Ramadhan sebagai serial mini disalah satu stasiun televisi swasta. Banyak sifat dan sikap Umar r.a yang patut ditiru oleh banyak orang tersaji didalam film ini.
5 Film Islam Terbaik Sepanjang Masa

Selanjutnya adalah film yang bercerita tentang sang “Pedang Alloh” Khalid Bin Walid. Keccerdasannya dalam membuat strategi untuk perang dan kepiawaiannya memainkan pedang membuat panglima perang Islam Khalid bin Walid menjadi legendda dalam dunia perang Islam. Hampir semua perang dibawah kepemimpinannya mendapatkan kemenangan.
5 Film Islam Terbaik Sepanjang Masa

Lion of Desert atau singa padang pasir adalah film selanjutnya yang bertemakan Islam. Film ini menyguhkan sebuah cerita mengenai Omar Mukhtar dari Libya yang berperang melawan kelompok penjajah dari Italia. Banyak adegan action yang memukau dilakukan dalam film yang satu ini.
5 Film Islam Terbaik Sepanjang Masa
Film terakhir adalah film yang mengisahkan beberapa orang pengikut Nabi Isa as. Kisah ini selain diabadikan dalam film juga diabadikan oleh Alloh SWT dalam Al-Qur’an di Surrat Al-Kahfi(18). Ashabul Kahfi adalah sebuah kisah tentang beberapa pemuda pengikut Nabi Isa as yang lari dari kejaran pengikut Raja Adrianus. Mereka berlari dan bersembunyi didalam sebuah gua hingga pada akhirnya Alloh SWT menidurkan mereka dalam waktu yang sangat lama yaitu sekitar 309 tahun.
5 Film Islam Terbaik Sepanjang Masa

Tadi adalah beberapa film Islam terbaik sepanjang masa yang patut kalian tonton.
Share:

Monday, June 5, 2017

6 Film Hollywood yang Menampilkan Citra Positif Islam

         

Morgan Freeman di film Robin Hood: Prince of Thieves.

Film-film Hollywood beberapa kali menampilkan cerita maupun karakter tentang orang Islam. Ada yang menyudutkan orang Islam yang kerap digambarkan sebagai teroris. Namun ada juga yang menampilkan citra positif Islam, baik dari segi cerita maupun karakter yang ditampilkan.
Namun sayangnya, tragedi 9/11 di New York pada 2011 lalu membuat masyarakat Amerika Serikat (AS) seperti mengalami phobia terhadap kaum muslim atau Islamophobia. Mereka kerap mengidentikkan Islam dengan teroris atau penganut garis keras. Padahal Islam adalah agama perdamaian dan sangat anti kekerasan.

Hal itu juga tercermin dalam sejumlah film Hollywood yang menampilkan karakter orang Islam yang lebih cinta damai. Setelah tragedi 9/11, ternyata ada sejumlah film yang menggambarkan citra positif dari Islam maupun orang muslim itu sendiri. Ada film yang diangkat dari kisah nyata dan ada juga yang merupakan cerita maupun karakter fiksi.
Bahkan ada satu film yang termasuk baru dan ditegaskan oleh sebuah media hiburan di AS, sebagai film yang harus ditonton oleh Donald Trump, calon Presiden dari Partai Repubik yang sepertinya alergi terhadap Islam. Apa saja film-film Hollywood yang menampilkan karakter orang Islam? Kita simak saja daftarnya berikut ini.



Film ini dibintangi Denzel Washington yang berperan sebagai tokoh muslim terkemuka di AS yaitu Malcolm X. Film garapan Spike Lee yang dirilis pada 1992 itu memang kurang begitu sukses di pasaran, tapi mendapat banyak pujian dan sejumlah penghargaan. Akting Denzel sebagai Malcolm X , salah seorang tokoh penyebar agama Islam di AS, sangat meyakinkan dan memukau.
Berkat akting gemilangnya, Denzel Washington meraih penghargaan New York Film Critics Circle Awards dan masuk nominasi Aktor Utama Terbaik di ajang Oscar 1993. Malcolm X juga menampilkan dua sisi pemeluk Islam di AS. Karakter Malcolm X menampilkan Islam sebagai agama yang cinta damai dan penuh toleran.
Lalu ada karakter mentor Malcolm X yaitu Elijah Muhammad yang beraliran keras dan sulit berkompromi. Film Malcolm X sendiri di tahun 2010 lalu masuk dalam daftar film yang dilestarikan oleh Perpustakaan Nasional AS (Library of Congress) karena mengandung muatan budaya dan sejarah yang termasuk akurat.


Will Smith sebagai Muhammad Ali dalam film berjudul Ali. (Independent)
Salah satu peran yang melejitkan nama Will Smith adalah Ali di tahun 2001. Pasca tragedi 9/11, Ali jadi film pertama yang memotret Islam dengan positif. Seperti banyak diketahui, Smith berperan sebagai petinju legendaris Muhammad Ali dalam film yang disutradarai oleh Michael Mann tersebut.
Will Smith yang sebelumnya lebih sering tampil di film-film komedi, mampu tampil gemilang sebagai Ali di film bergenre drama sport itu.
Untuk pertama kalinya, Will Smith masuk nominasi Oscar sebagai Aktor Utama Terbaik di tahun 2002. Peran Ali begitu berkesan bagi Will Smith dan bahkan sempat dikabarkan tertarik pada Islam.

Saat Muhammad Ali meninggal dunia, Smith yang bersahabat dengan Ali ikut menjadi salah seorang pembawa peti jenazah Ali yang dimakamkan pada 10 Juni lalu. Film Ali juga menampilkan persahabatan unik Ali dengan sportcaster Howard Cossell yang diperankan tak kalah gemilang oleh aktor kawakan Jon Voight.

Robin Hood: Prince of Thieves.
Berbagai film Hollywood yang menampilkan karakter maupun cerita tentang orang Islam, menjadi bahan pembahasan budayawan berdarah Arab, Jack Shaheen dalam sebuah buku. Jack yang lama tinggal di AS, menuliskan dalam bukunya yang bertajuk ‘Reel Bad Arabs’, Hollywood lebih sering menampilkan imej negatif orang Islam.
Namun ada juga yang mendapat pujian dari Jack. Salah satunya adalah film Robin Hood: Prince of Thieves (1991) yang menampilkan karakter Azeem (Morgan Freeman). Karakter Azeem ditampilkan dengan begitu simpatik dan menarik. Azeem yang selalu menolak minum alkohol ini digambarkan sebagai pribadi yang cerdas dan setia kawan.
Azeem setia mendampingi Robin Hood dalam membela kebenaran, karena merasa berhutang budi pada Robin yang sudah menyelamatkan nyawanya. Robin Hood: Prince of Thieves memang termasuk film ‘langka’ di Hollywood karena tanpa diduga menampilkan karakter orang Islam yang sangat simpatik.


Oded Fehr (kanan) di The Mummy. 
Film action-adventure The Mummy meraih sukses besar saat dirilis pada 1998 lalu. Selain cerita yang menarik, adegan action yang seru dan menggelitik dan efek-visual yang memukau, film yang dibintangi Brendan Fraser ini berlatar di negara Mesir. Salah satu karakter yang cukup menonjol adalah Ardeth Bay yang dimainkan oleh Oded Fehr.
Ia dikenal sebagai seorang tentara yang pemberani, gagah, jago bertempur tapi juga pribadi yang setia dan sangat menghormati mereka yang ikut membantu perjuangannya.dalam menjaga makam Fir’aun. Karakter Bay menggambarkan citra orang Islam yang positif dan simpatik. Ia hanya mau bertempur hanya kalau bangsa dan negaranya berada dalam ancaman. Uniknya, Oded Fehr yang berperan sebagai Bay adalah aktor Amerika berdarah Israel.


Kingdom of Heaven
Film drama perang kolosal ini menampilkan banyak hal menarik. Kingdom of Heaven menceritakan pertempuran antara bangsa Barat (Kristen) dan bangsa Arab (Islam) yang dikenal dengan Perang Salib. Film yang dibesut Ridley Scott (Gladiator) ini diantaranya dibintangi oleh Orlando Bloom dan Liam Neeson.
Tak ada orang Islam yang terlibat dalam film ini, selain sejumlah figuran dan para kru lapangan. Tidak ada juga orang Islam yang terlibat di belakang layar sebagai produser. Uniknya, film ini justru menceritakan Perang Salib dari sudut pandang berbeda dari kebanyakan film Hollywood lainnya. Tentara muslim yang dipimpin Salahudin Al Ayubi digambarkan sebagai pihak yang menghormati etika perang dan hak azasi manusia.
Sedangkan tentara Salib justru digambarkan sebagai tentara yang barbar, kerap melanggar etika dan tak mengenal belas kasihan termasuk terhadap wanita dan anak-anak. Kingdom of Heaven jadi kejutan tersendiri karena dirilis tak lama setelah tragedi 9/11 yang menimbulkan Islamophobia di AS.
Share: