Emir Qatar dan Presiden Turki
Tegas Bela Qatar, 2 Ayat dan 1 Hadits yang Dikutip Erdogan Ini Bikin Musuh Islam Ketakutan.
Dalam sebuah video singkat yang diunggah yenisafak.com,
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan tegas menyampaikan pembelaannya
terhada Qatar atas embargo yang dilakukan oleh negara-negara Teluk.
Tak tanggung-tanggung, Erdogan mengutip 2 ayat agung di
dalam Al-Qur'an dan 1 hadits nabi yang berhasil membuat musuh-musuh Islam
ketakutan.
2 Ayat Al-Qur'an
Erdogan menyatakan bahwa Qatar merupakan negera kecil. Namun
ia menegaskan adanya satu ayat di dalam Al-Qur'an tentang kelompok kecil yang
berhasil mengalahkan sebuah kekuatan adidaya.
Ialah tentara Thalut yang berhasil mengalahkan kerajaan
Jalut karena mendapatkan pertolongan dari Allah Ta'ala.
Ayat ini termaktub dalam surat Al-Baqarah [2] ayat 249.
كم من فئة قليلة
غلبت فئةكثيرة باذالله والله مع
الصبرين
"Berapa banyak terjadi golongan yang sedikit dapat
mengalahkan golongan yang banyak dengan izin Allah, dan Allah bersama
orang-orang yang sabar." (Qs. Al-Baqarah [2]: 249)
Erdogan juga menegaskan posisinya sebagai saudara sesama
Muslim bagi Qatar yang harus senantiasa bersaudara dan mendamaikan jika terjadi
perselisihan.
"Apa yang difirmankan Allah dalam surat
Al-Hujurat?" tanya Erdogan dalam pidatonya.
Ia kemudian membacakan Surat Al-Hujurat [49] ayat 10 tentang
persaudaraan Islam dan kewajiban mendamaikan jika ada antar sesama saudara yang
berselisih.
انما الموءمنون اخوة فاصلحوا بين
اخويكم واتقوا الله لعلكم
ترحمون
"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab
itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah
terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat." (Qs. Al-Hujurat [49]: 10)
1 Hadits
Presiden Erdogan juga menyampaikan pentingnya persatuan dan
bahayanya perpecahan. Ia mengutip hadits Nabi bahwa persatuan mendatangkan
keselamatan dan perceraian menjadi sebab kehancuran.
"Ada perdamaian dalam persatuan dan hukuman/azab dalam
perpecahan." tegas Erdogan, disambut tepuk tangan hadirin.

0 comments:
Post a Comment