Ada Tes Fisik di Seleksi CPNS 2017 Kemenkumham, Ini Rinciannya
trendingtopik.gq - Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 di Mahkamah
Agung dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) bakal digelar mulai awal
Agustus. Ada beberapa seleksi agar bisa lolos menjadi PNS. Seleksi tersebut
antara lain seleksi adminstrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan
Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Kepala Bagian Komunikasi Publik Kementerian PANRB, Suwardi
mengatakan, telah diumumkan oleh Panitia Seleksi CPNS Kementerian
Hukum dan HAM, untuk pelamar dari lulusan SLTA sederajat, khususnya untuk
penjaga tahanan, dalam Seleksi Kompetensi Bidang akan dilakukan dengan
kesamaptaan.
"Apa itu tes kesamaptaan? Tes kesamaptaan adalah salah satu
tahap seleksi hampir sama dengan melakukan tes fisik atau tes kesehatan yang
diikuti calon pelamar. Kesamaptaan berasal dari kata samapta yang memiliki
arti ready atau prepared atau bisa juga
diartikan kesiapan fisik," jelas dia seperti dikutip dari
keterangan tertulis, Selasa (18/7/2018).
Tes kesamaptaan terdiri dari beberapa jenis. Diantaranya seperti
lari, push up, sit up, pull up dan chining, dan shuttle
run.Untuk lari, biasanya dilakukan selama 12 menit bagi pria dengan minimal
jarak tempuh 1.200 meter. Sedangkan untuk wanita lari lebih lama 2 menit yakni
14 menit dengan minimal jarak tempuh 1.200 meter.
Selanjutnya, push up. Push up dilakukan untuk
mengetahui daya tahan lengan bagian luar. Standar push up untuk
Laki-Laki antara 35 sampai 40 kali, dan standar push up untuk
wanita antara 30 sampai 35 dengan waktu biasanya 1 menit.
"Sit Up adalah gerakan duduk kemudian
bangun. Tes ini bertujuan untuk mengetahui daya tahan serta fleksibilitas
otot perut. Standar untuk Laki-Laki 35-40 kali, standar untuk wanita 30 kali
dengan waktu 1 menit," tambah dia.
Adapun untuk pull up, pull up dilakukan untuk
mengetahui kekuatan otot lengan. Pull up adalah gerakan dengan
cara seperti bergantung pada tiang horizontal kemudian menarik badan ke atas
sampai dagu melewati tiang itu dan kembali turun sampai tangan lurus dengan
standar untuk laki-laki 10 kali.
Yang terakhir adalah shuttle run. Shuttle run adalah
lari membentuk angka 8. Lari dengan kecepatan penuh (sprint) melewati 2 patok
besi yang berjarak kurang lebih 10 meter dengan titik awal sebelah kanan patok
belakang.
Setelah ada aba-aba peluit, anda lari dari titik awal itu menuju
sebelah kiri patok depan kemudian memutari patok itu sampai berada di sebelah
kanan patok depan, setelah itu lari kembali ke patok belakang sebelah kiri,
memutari patok itu sampai berada di sebelah kanan patok belakang kembali.
Lari membentuk angka 8 itu dilakukan sebanyak 3 kali putaran dan
dicatat waktu tercepatnya dan ingat, harus dilakukan dengan kecepatan penuh
agar nilainya bagus. Tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan tiap
peserta. Upayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari 20 detik.
sumber:http://bisnis.liputan6.com/read/3026008/ada-tes-fisik-di-seleksi-cpns-2017-kemenkumham-ini-rinciannya?utm_source=FB&utm_medium=Post&utm_campaign=FBbisnis

:)
ReplyDelete